Puisi Biasa

Teringat akan sebuah masa, ketika kita baru mengenal bahagia

Ketika air hangat dengan deras mengalir, dan api terlihat jauh sekali

Di saat malam berlalu dengan lantunan ayat cinta

Dan kita mampu menatap birunya langit di siang hari

Ketika aku dengan sadar menggerakkan tanganku

Aku tahu rasa sepi ini adalah bagian dari kebahagiaanku

Namun seketika aku membayangkan persaudaraan kita

Hingga aku merasa hidup ini menjadi indah karena kita bersama

Bukan karena engkau menjadi solusi permasalahan di depanku

Bukan karena engkau yang menjadikan permasalahanku kecil

Tapi karena engkau selalu mengingatkanku dengan laku dan kata-katamu

Bahwa setiap kerja kita, selalu diakhiri dengan kehendak Yang Maha Kuasa.

Kita percaya bahwa tabir yang memisahkan

Antara keberhasilan dengan kita, hanyalah keputusasaan

Kita akan selalu optimis serta berharap pertolongan Allah

Dan karenanya kita bekerja dengan penuh kesungguhan

Air hangat hanya dirasa nikmat oleh mereka yang mengetahui indahnya kehangatan

Bukan oleh mereka yang terbiasa dengan air dingin ataupun terbiasa dengan air panas

Api sudah ada di tangan kita, disaat banyak orang yang menantikan air hangat

Karena kita percaya bahwa kerja ini akan berbalas pahala

Serta akan diminta pertangungjawaban, atas diam dan langkah kita

This entry was posted in HIDUP and tagged . Bookmark the permalink.

3 Responses to Puisi Biasa

  1. Chrysanthee says:

    ini dani yang bikin????????????? (*ga percaya)

  2. rachmadani says:

    manusia kan boleh berubah….

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s